Senin, 27 Desember 2010

Dinner For Schmucks [2010]

Sebagai seorang eksekutif muda, karier Tim Wagner (Paul Rudd) memang terlihat sangat cerah. Hampir semuanya sudah dimiliki Tim dan satu-satunya yang jadi penghalang buat Tim untuk meraih semuanya hanyalah sebuah acara makan malam yang selalu diselenggarakan bos Tim setiap bulan. Ada kompetisi dalam acara makan malam ini dan siapa yang keluar sebagai pemenang bisa dipastikan akan punya masa depan cerah.

Orang-orang menyebut acara makan malam ini 'Dinner for Idiots' dan kurang lebih memang itulah inti dari acara ini. Setiap orang yang mendapat undangan harus membawa tamu yang menurut mereka adalah orang yang paling bodoh. Di akhir acara akan ditentukan siapa yang berhasil mengundang tamu paling bodoh malam itu.

Awalnya Tim berencana tidak datang meskipun ia mendapat undangan dari sang bos. Di saat-saat terakhir ini Tim tiba-tiba bertemu seorang petugas pajak bernama Barry (Steve Carell) yang terobsesi mendandani tikus dengan pakaian mini. Melihat ada peluang bakalan jadi pemenang, Tim pun lantas memutuskan menghadiri acara 'Dinner for Idiots' ini dan Tim akan mengajak Barry (kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : BDRip-DiAMOND/Bluray-CBGB, DVDRip-aXXo
Download Film : BDRip-DiAMOND CD1, CD2 | Enterupload

Sabtu, 18 Desember 2010

Takers [2010]

Menjadi perampok bank bukanlah pekerjaan yang hanya memerlukan kekuatan otot saja. Ada perencanaan matang yang harus dilakukan untuk memastikan 'pekerjaan' ini berjalan mulus dan menghindari kemungkinan tertangkap polisi. Kalau sudah urusan merampok bank, kawanan perampok yang dipimpin Gordon Cozier (Idris Elba) adalah pakarnya.

Selama ini kelompok perampok yang beranggotakan John (Paul Walker), Jake Attica (Michael Ealy), A.J. (Hayden Christensen), Jessie Attica (Chris Brown), dan Ghost (T.I) ini selalu berhasil merampok bank tanpa meninggalkan bukti-bukti apa pun yang bisa mengaitkan satu pun dari mereka pada kasus perampokan yang mereka lakukan. Mereka bekerja dengan perhitungan yang matang dan tak pernah membiarkan keserakahan menghancurkan rencana mulus mereka. Suatu ketika, sebuah 'pekerjaan' menggiurkan menggoda mereka untuk kembali turun ke jalan.

'Pekerjaan' ini bakal menghasilkan uang jauh lebih besar dari yang pernah mereka dapatkan selama mereka menjadi perampok bank. Bila 'pekerjaan' ini sukses, mereka akan pulang mengantongi tak kurang dari US$30 juta. Sayangnya ada satu hal yang punya potensi mengacaukan rencana mereka. Detektif Jack Welles (Matt Dillon) sudah lama mencurigai mereka namun tak punya cukup bukti untuk memenjarakan kawanan perampok ini. Jack mulai menganggap urusan kawanan Gordon ini sebagai urusan pribadi dan akan melakukan apa pun untuk meringkus mereka semua. Di saat yang sama, ternyata ada pengkhianat di dalam kelompok ini dan bermaksud memanfaatkan 'misi' terakhir ini untuk kepentingan pribadi.

Resensi:
Apa yang istimewa dari TAKERS? Bukankah film-film bertema perampokan bank bukanlah sesuatu yang fresh? Beberapa waktu yang lalu kita sempat melihat THE BANK JOB atau sebelumnya juga ada OCEAN'S THIRTEEN yang kurang lebih juga menawarkan konsep yang sama. Jawabnya barangkali tidak ada! TAKERS memang tergolong standar untuk ukuran film heist. Namun terlepas dari itu, TAKERS masih tetap enak dinikmati meski mungkin bukan untuk dikenang.

Mau tak mau TAKERS sebenarnya masih masuk keluarga B-movie alias film kelas dua yang rata-rata tak terlalu dilirik oleh kritikus film. Secara umum, John Luessenhop, sang sutradara, juga tak berusaha untuk 'mengingkari' kalau ini adalah B-movie meski di sana-sini sang helmer sepertinya mencoba untuk setingkat lebih tinggi dengan memasukkan side plot dan berusaha membuat karakter dalam film ini jadi lebih hidup.

Sebenarnya justru inilah yang sedikit mengurangi kenikmatan menonton TAKERS ini. Walaupun secara garis besar tempo film termasuk cepat namun tempo jadi sedikit melambat saat plot beralih dari para bad guys ini ke good guys alias para polisi. Side plot ini juga terasa mengganggu karena kenikmatan menyaksikan film heist seperti ini justru pada proses perencanaan sampai eksekusi dari perampokan itu sendiri.

Dari sisi akting, Matt Dillon, Idris Elba, Hayden Christensen, dan Paul Walker mungkin tak terlalu mengalami masalah. Seperti bisa diduga, justru Chris Brown dan T.I yang sedikit kedodoran di sektor ini (kapanlagi.com).

Download Subtitle Indonesia : BDRip-iMBT/Bluray-METiS | Via Subscene
Download Film : Movshare | Enterupload

Kamis, 09 Desember 2010

Devil [2010]

Kata orang hidup ini penuh dengan kejutan. Setiap saat kita berhadapan dengan pilihan dan kesempatan yang tak pernah terduga datangnya. Di lain sisi, ada yang bilang kalau tidak ada satu pun di dunia ini yang terjadi tanpa alasan yang jelas. Semuanya sudah diatur dan direncanakan. Tapi bagaimana kalau yang terjadi itu benar-benar di luar dugaan. Seperti bertemu sang iblis misalnya.

Seperti biasa, kehidupan berjalan normal dan tak ada yang aneh. Setidaknya sampai suatu hari ada sekelompok orang yang terjebak di dalam lift dan tak bisa keluar. Segala macam cara sudah mereka lakukan namun tetap saja seolah tak ada harapan bisa keluar dari dalam lift. Kalau ini saja sudah membuat Anda merasa ketakutan, tunggu saja hadirnya film proyek M Night Shyamalan yang berjudul DEVIL ini.

Belum banyak informasi yang beredar soal film ini namun yang pasti salah satu dari orang yang terjebak dalam lift tadi ternyata adalah perwujudan dari sang iblis sendiri. Bagaimana akhirnya? Tak ada yang tahu sampai perjalanan lift berakhir. Yang pasti tak ada sesuatu yang terjadi tanpa ada hikmahnya (kapanlagi.com)

Subtitle Indonesia : DVDRip-AMIABLE, Bluray-CBGB | Via Subscene
Download Film : Movshare | Enterupload

Sabtu, 04 Desember 2010

Legend of The Guardians: The Owls of Ga'Hoole [2010]

Buat Soren (Jim Sturgess), mendengarkan kisah legendaris yang dituturkan ayahnya adalah sesuatu yang tak pernah membosankan. Legenda The Guardians yang melindungi para burung hantu dari ras Pure Ones yang ingin berkuasa selalu menjadi sumber inspirasi Soren yang ingin bisa menjadi salah satu The Guardians. Soren memang tak pernah tahu kalau apa yang ia harapkan ini bakal jadi kenyataan. Tapi tentu saja untuk bisa mewujudkan impian itu Soren harus berjuang sekuat tenaga.

Berbeda dengan Soren, Kludd (Ryan Kwanten), saudaranya sama sekali tak tertarik dengan kisah kepahlawanan ini. Buat Kludd kisah legenda ini hanyalah mimpi belaka. Suatu ketika, saat mereka saling dorong di atas sarang merek di atas pohon, Soren dan Kludd ditangkap oleh pasukan Pure Ones yang dipimpin oleh Metalbeak (Joel Edgerton) dan Nyra (Helen Mirren).

Soren dan Kludd dibawa ke tempat pelatihan para burung hantu yang akan dijadikan tentara untuk melawan The Guardians. Dengan bantuan Gylfie (Emily Barclay), Soren berhasil meloloskan diri dan berangkat menuju Great Ga'Hoole Tree, tempat persembunyian The Guardians. Dalam perjalanan mereka bertemu Twilight (Anthony LaPaglia), Digger (David Wenham), dan Mrs. Plithiver (Miriam Margolyes) dan berangkat bersama menuju Great Ga'Hoole Tree. Di saat yang sama Kludd ternyata berhasil dibujuk untuk bergabung dengan prajurit Pure Ones dan melawan The Guardians.

Mengingat LEGEND OF THE GUARDIANS: THE OWLS OF GA'HOOLE ini adalah hasil adaptasi dari buku fantasi karya Kathryn Lasky, sepertinya ada sedikit masalah dalam penerjemahan buku ke bentuk naskah film. Paling tidak, versi bukunya ditujukan untuk anak-anak dan itulah yang rasanya tak tersampaikan dalam bentuk visual yang juga dipaket dalam versi 3D ini. Sepertinya film ini kurang tepat dikonsumsi anak-anak.

Masalahnya, adegan kekerasan sepertinya adalah nuansa yang diusung film ini. Mungkin malah lebih tepat kalau film ini dikonsumsi mereka yang sudah remaja meski di situs resminya jelas terpampang logo PG alias Parental Guide yang artinya film ini bisa dikonsumsi mereka yang berusia antara 8 tahun sampai dengan 12 tahun. Meski tak bisa secara langsung dibandingkan dengan 300, misalnya, namun dua film ini sebenarnya mengusung nuansa yang kurang lebih sama.

Masalah lain yang dihadapi oleh LEGEND OF THE GUARDIANS: THE OWLS OF GA'HOOLE adalah naskah yang lemah. Ini cukup bisa dimaklumi karena film ini sebenarnya adalah 'rangkuman' dari tiga buku pertama dalam serial GUARDIANS OF GA'HOOLE yang terdiri dari 15 seri. Bayangkan saja! Sebagai akibatnya, banyak karakter yang sebenarnya tak tergali cukup dalam. Ada kesan terburu-buru karena memang durasi tak memungkinkan berlama-lama di satu titik.

Untungnya film ini tertolong oleh dua hal, pertama adalah para pengisi suaranya dan kedua adalah sisi visualnya yang memukau. Deretan nama besar seperti Jim Sturgess, Geoffrey Rush, Anthony LaPaglia, Ryan Kwanten, Helen Mirren, Sam Neill, dan Hugo Weaving jelas bukan orang baru di dunia seni peran dan sisi tampilan visual dari film animasi ini jelas tak bisa dianggap remeh.(kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia: DVDRip-ViSiON/VAMPS | Via Subscene
Download Film : Movshare-ViSiON | Enterupload-VAMPS

Senin, 29 November 2010

Pearl Harbor [2001]

Subtitle ini direquest oleh Halim Pangestu (pay per request). Pearl Harbor diangkat dari sejarah tahun 1941 saat perang dunia ke dua. Dua orang yang telah bersahabat sejak kecil Rafe McCawley (Ben Affleck) dan Danny Walker (Josh Hartnett) yang sama-sama mengabdikan diri menjadi penerbang andalan angkatan udara Amerika.

Di kamp penerbangan tersebut, muncullah sosok gadis yang berprofesi sebagai suster bernama Evelyn (Kate Beckinsale) yang berhasil memikat hati Rafe. Keduanya bertemu ketika Rafe mengikuti tes untuk penerbang. Dan percintaan berkembang layaknya sepasang kekasih yang dibuai asmara.

Suatu ketika saat komandan Kolonel James H. Doolitle (Alec Baldwin’s) menawarkan untuk terjun ke daerah perang, seketika langsung disambut baik oleh Rafe.

Sejak itu masa-masa menegangkan selalu mewarnai kehidupan Rafe. Ia terjun ke medan perang yang ganas. Sampai akhirnya pesawat yang dikemudikan Rafe berhasil ditembak jatuh oleh musuh, dan Rafe dikabarkan tewas. Mendapat kabar tersebut Evelyn begitu terpukul bahkan hampir kehilangan semangat hidup.

Selanjutnya, kecantikan dan kesetian Evelyn terhadap Rafe, membuat Danny jatuh cinta. Evelyn pun menerima perasaan cinta Danny. Dari percintaan mereka berdua, menghasilkan buah hati di rahim Evelyn yang tak diketahui Danny. Seiring dengan gelora asmara Danny dan Evelyn, terdengar kabar bahwa Rafe selamat dari maut. Kabar ini sungguh menjadi suatu pukulan tersendiri bagi Evelyn. Konflik batin mulai hadir pada ketiga tokoh utama itu.

Apa yang terjadi selanjutnya terhadap Rafe, Dany dan Evelyn???

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-ViTE, DVDRip-kirklestat, Bluray | Via Subscene
Download Film : DVDRip-CD1, DVDRip-CD2

Jumat, 26 November 2010

The Twilight Saga 3 - Eclipse [2010]

Subtitle ini direquest oleh Aries Makasar (pay per request). Walaupun untuk sementara permusuhan antara Edward Cullen (Robert Pattinson) dan Jacob Black (Taylor Lautner) dapat diredam namun masalah yang dihadapi Bella Swan (Kristen Stewart) sepertinya belum selesai. Masa sekolah hampir usai dan Bella harus segera membuat pilihan.

Permusuhan antara vampire dan wolfpack memang sudah berumur ratusan tahun dan tak bisa begitu saja diakhiri namun Bella juga tak mungkin memilih antara Edward dan Jacob. Bella sangat mencintai Edward namun ia juga tak ingin kehilangan Jacob sebagai seorang sahabat sementara dua pria dalam hidup Bella ini seolah tak bisa akur. Kalaupun ada yang membuat suasana jadi sedikit tenang hanyalah perjanjian wilayah antara kaum vampire dan wolfpack yang tetap dipegang sampai saat ini.

Di saat suasana sudah tak mengenakkan seperti ini, muncul masalah baru. Teror vampire kembali merebak. Victoria (Bryce Dallas Howard)0 membunuh beberapa penghuni kota Seattle dengan maksud membangun pasukan Newborns untuk memerangi keluarga Cullen dan wolfpack yang melindungi Bella. Perang dalam diri Bella sendiri juga semakin hari semakin berkecamuk. Ia harus segera membuat keputusan antara tetap menjadi manusia atau mengikuti Edward dan berubah menjadi vampire.

Ini bukan pertama kalinya sutradara David Slade berurusan dengan vampir. Sutradara ini sebelumnya juga mengerjakan film tentang makhluk penghisap darah ini meski dengan nuansa yang jauh berbeda. Kali ini David tak hanya membuat film vampir tapi menerjemahkan novel populer karya Stephenie Meyer ke dalam bentuk visual dan itu bukanlah pekerjaan mudah.

Dua film sebelumnya bukanlah karya David Slade dan sutradara ini harus membuat banyak kompromi. Di satu sisi ia harus bisa mengusung versi novelnya secara utuh agar para fans dari novel populer ini tak kecewa sementara di sisi lain ia juga punya kreativitas sebagai seorang sutradara. Masalah lain adalah bahwa ia tak bisa terlalu banyak mengubah tone dari dua bagian sebelumnya.

Untungnya David Slade cukup piawai meramu berbagai persyaratan tadi dalam bagian keempat yang berjudul THE TWILIGHT SAGA: ECLIPSE. Beberapa style dari bagian kedua seperti pengambilan gambar dari udara dan penggunaan handheld camera yang membuat gambar jadi terasa lebih dinamis tetap dipertahankan sementara penggambaran kota Seattle yang sedang dilanda wabah vampir seolah penafsiran David Slade sendiri yang ia dapat dari pengalaman mengerjakan 30 DAYS OF NIGHT.

Timing pun terasa lebih baik dari bagian kedua yang terasa berjalan lambat meskipun tak bisa dipungkiri jika dialog antara para pemainnya masih tak jauh beda dengan dua film yang mendahuluinya. Tak bisa disalahkan memang karena film ini memang dibuat untuk dikonsumsi para teenager yang jelas tak menginginkan dialog yang terlalu berat. Dan karena bagian ketiga ini notabene adalah bagian yang paling banyak menelan biaya produksi, maka bisa dipastikan sajian visualnya pun jadi lebih bagus dari dua bagian sebelumnya.(Kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-DiAMOND, Bluray-CBGB, DVDRip-aXXo | Via Subscene
Download Film : DVDRip-DiAMOND

Minggu, 21 November 2010

Shrek Forever After [2010]

Post Power Syndrome memang bukan masalah yang ringan. Sindrom hilangnya kekuasaan ini sering kali mengacaukan hidup seseorang dan itulah yang terjadi pada Shrek (Mike Myers) setelah ia memutuskan hidup tenang dan menikahi Putri Fiona (Cameron Diaz). Setelah berkeluarga, Shrek bukan lagi ogre yang ditakuti orang seperti dulu. Ia hanyalah pria biasa yang berusaha menjadi kepala rumah tangga yang baik.

Suatu ketika masalah yang dihadapi Shrek ini tercium oleh Rumpelstiltskin (Paul McCartney) yang segera saja memanfaatkan posisi lemah Shrek. Rumpelstiltskin mengatakan kalau ia bisa mengembalikan Shrek seperti dulu kala bila Shrek mau menandatangani perjanjian yang dibuat oleh Rumpelstiltskin.

Dalam sekejap mata Shrek berada di dunia lain yang sama sekali bertolak belakang dengan dunia yang ditinggali Shrek. Di dunia asing ini Rumpelstiltskin adalah seorang raja sementara Donkey (Eddie Murphy) adalah seekor keledai ilmuwan. Di dunia aneh ini Lord Farquaad (John Lithgow) ternyata masih hidup dan yang lebih parah lagi adalah kenyataan bahwa Fiona ternyata sama sekali tidak mengenal Shrek.

Kini semuanya tergantung Shrek. Bila memang dunia ini yang diinginkan Shrek maka ia bisa menikmatinya sementara bila bukan ini yang dia harapkan maka hanya dirinya yang bisa mengubah semuanya menjadi seperti semula.(kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-NeDiVX/aXXo,Bluray-REFiNED | Via Subscene
Download Film : DVDRip-NeDiVX

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger | Printable Coupons