Kamis, 20 Januari 2011

Coming Soon : Life As We Know It [2010]

Katherine Heigl dan Josh Duhamel berhasil menampilkan chemistry yang memikat, tetapi Life As We Know It tersandung dalam hal cerita yang secara canggung memadukan skenario sitkom yang familiar dengan sebuah tragedi kematian. Membuat sebuah cerita komedi romantis berdasarkan tragedi memang memerlukan sebuah kelihaian tersendiri. Jika saja film ini ditangani oleh sutradara yang lebih baik mungkin hasilnya akan lain. Cerita yang ditulis oleh Ian Deitchman dan Kristin Rusk Robinson hanya menyajikan tawa yang sudah bisa ditebak sebelumnya.

Duhamel berperan sebagai Messer, seorang penakluk wanita yang tampan dan bersahabat dengan Peter (Hayes MacArthur), yang menikah dengan Alison (Christina Hendricks). Heigl berperan sebagai Holly, sahabat Alison yang selalu tegang dan ambisius.
Messer dan Holly adalah tokoh yang dengan mudah dapat kita temui dalam film komedi romantis ala Hollywood:atraktif dan pintar. Secara umum, film ini memang sebuah komedi romantis standar khas Hollywood. Untungnya, sang pembuat film menghindari scene "kencan berantakan" yang sudah sangat sering dibuat.

Komedi yang coba dihadirkan malah terpotong oleh melodrama saat Peter dan Alison meninggal dalam sebuah kecelakaan. Setelah itu, baru terungkap bahwa Messer dan Holly (tanpa sepengetahuan mereka) sudah ditunjuk oleh Peter dan Alison untuk menjadi wali bagi anak mereka, Sophie. Walaupun awalnya saling tidak suka, Messer dan Holly harus pindah ke rumah Peter dan Alison untuk mengasuh Sophie bersama-sama. Dari sini humor-humor standar tentang anak kecil (muntahan dan popok kotor, misalnya) mengalir. Sayangnya, tidak ada yang original dari humor-humor semacam ini walaupun ada materi yang menarik untuk penonton yang sudah memiliki anak.

Premis utama Life As We Know It sungguh sulit diterima akal sehat. Kenapa Peter dan Alison tidak pernah memberitahu Messer dan Holly bahwa merekalah yang ditunjuk menjadi wali bagi Sophie? Apakah tidak sempat untuk bertanya pada mereka? Kemudian, ketika Messer dan Holly jatuh cinta, sebuah kalimat aneh muncul dari bibir Holly,"I wonder if they planned this." Apakah sepasang suami istri rela "merencanakan" kematian mereka agar sahabat-sahabatnya bisa menjalin cinta? Bagaimanapun, konsep martir seperti ini adalah sesuatu yang unik untuk membangun sebuah cerita komedi romantis. (resensifilmbagus.blogspot.com)

Subtitle Indonesia : Segera
Download Film : BDRip-Larcerny |Movshare CD1,CD2 | Enterupload

Minggu, 09 Januari 2011

Easy A [2010]

Subtitle Film ini direquest oleh Arief Prasetyanto [Pay per Request]. Ada yang bilang kalau bohong untuk kebaikan itu tak jadi masalah. Mungkin saja, selama kita siap dengan konsekuensi dari kebohongan itu. Ambil contoh Olive Penderghast (Emma Stone). Gara-gara satu kebohongan kecil, hidup Olive seketika jadi berbalik dan tak lagi bisa dikendalikan. Hanya karena satu kebohongan kecil.

Cerita berbau seks pasti cepat tersebar dan saat Olive berbohong bahwa ia baru saja kehilangan keperawanannya berita itu pun dengan segera menyebar ke mana-mana. Awalnya reputasi baru ini membuat Olive merasa sedikit risih tapi apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur dan tak mungkin Olive mengubahnya kecuali ia mau dibilang pembohong.

Tak lama kemudian, Olive mulai melihat titik terang dari masalah yang ia hadapi. Reputasi baru ini ternyata bisa mendatangkan keuntungan buat Olive baik dari sisi status sosial maupun sisi finansial. Olive pun mulai memanfaatkan reputasi barunya untuk mendapat keuntungan sebesar-besarnya tanpa sadar bahwa ia mulai masuk ke masalah yang jauh lebih besar. Masalah yang semula tak pernah ia bayangkan (kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : BDRip-iMBT/Bluray-METiS
Download Film : Movshare | Enterupload

Selasa, 04 Januari 2011

You Again [2010]

Masa-masa sekolah memang adalah masa yang penuh dengan kenangan. Ada kenangan yang ingin selalu kita ingat selamanya namun ada juga kenangan yang ingin kita lupakan. Bukan hanya itu, kadang kita malah berharap kejadian itu tak pernah terjadi. Lalu bagaimana seandainya kenangan yang ingin kita lupakan itu tiba-tiba harus hadir lagi?

Marni (Kristen Bell) kini telah menjadi seorang PR yang sukses. Suatu ketika Marni mendapat kabar kalau Will (Jimmy Wolk), saudaranya, akan segera menikah. Dengan gembira Marni pun pulang untuk menghadiri acara pernikahan Will. Sayang kebahagiaan ini tak berumur lama karena sesampainya di rumah Marni harus dikejutkan oleh satu kenyataan pahit.

Will ternyata akan menikahi Joanna (Odette Yustman), musuh besar Marni semasa SMA. Yang lebih menyakitkan lagi, Joanna ternyata sudah tak ingat lagi kalau dulu sering menyakiti Marni. Situasi yang sudah buruk ini jadi semakin buruk ketika Ramona (Sigourney Weaver), bibi Joanna, datang dari Miami. Ternyata Ramona adalah musuh besar Gail (Jamie Lee Curtis), ibu Will dan Marni.

Review
Sepertinya semua orang sudah bisa menebak di mana letak komedi yang bakal dieksploitasi film ini. Apa lagi kalau bukan persaingan di antara empat wanita yang bakal segera menjadi keluarga besar ini. Kenyataannya, dugaan itu memang tak salah, atau mungkin alur kisah di atas saja sudah menjelaskan semuanya. Dan di sinilah letak kesalahan film ini.

Dengan ide dasar yang terlalu sempit seperti ini, agak sulit juga membuat sebuah full feature film berdurasi 100 menit lebih. Bisa diduga juga kalau akhirnya yang muncul adalah komedi basi dengan happy ending ala Hollywood. Mengingat naskah film ini adalah karya Moe Jelline yang belum punya terlalu banyak pengalaman dalam penulisan naskah, sepertinya kesalahan itu masih bisa dimaklumi, tapi bagaimana dengan Andy Fickman yang bukan sutradara baru.

Entah karena kesulitan menjabarkan naskah Moe ke dalam bentuk visual atau naskah itu sendiri memang sudah tak memberikan ruang gerak yang cukup luas namun Andy yang juga sempat mengerjakan film RACE TO WITCH MOUNTAIN sepertinya tak bisa berbuat banyak kali ini. Selain naskah yang terlalu tipis, beberapa faktor kebetulan seperti bagaimana mungkin Will tak menyadari kalau Joanna adalah musuh besar Marni juga membuat film ini jadi terasa 'mengganggu'.

Dari sisi akting, secara keseluruhan, para senior sepertinya yang lebih berkuasa kali ini. Jamie Lee Curtis, Sigourney Weaver, dan Betty White tampil lebih meyakinkan meski Betty kali ini hanya kebagian peran yang tak terlalu besar.(kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : BDRip-TWiSTED/840105/Bluray-MySiLU
Download Film : BDRip-TWiZTED CD1, CD2 | Proper.BDRip-840105 (Enterupload)

Senin, 27 Desember 2010

Dinner For Schmucks [2010]

Sebagai seorang eksekutif muda, karier Tim Wagner (Paul Rudd) memang terlihat sangat cerah. Hampir semuanya sudah dimiliki Tim dan satu-satunya yang jadi penghalang buat Tim untuk meraih semuanya hanyalah sebuah acara makan malam yang selalu diselenggarakan bos Tim setiap bulan. Ada kompetisi dalam acara makan malam ini dan siapa yang keluar sebagai pemenang bisa dipastikan akan punya masa depan cerah.

Orang-orang menyebut acara makan malam ini 'Dinner for Idiots' dan kurang lebih memang itulah inti dari acara ini. Setiap orang yang mendapat undangan harus membawa tamu yang menurut mereka adalah orang yang paling bodoh. Di akhir acara akan ditentukan siapa yang berhasil mengundang tamu paling bodoh malam itu.

Awalnya Tim berencana tidak datang meskipun ia mendapat undangan dari sang bos. Di saat-saat terakhir ini Tim tiba-tiba bertemu seorang petugas pajak bernama Barry (Steve Carell) yang terobsesi mendandani tikus dengan pakaian mini. Melihat ada peluang bakalan jadi pemenang, Tim pun lantas memutuskan menghadiri acara 'Dinner for Idiots' ini dan Tim akan mengajak Barry (kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : BDRip-DiAMOND/Bluray-CBGB, DVDRip-aXXo
Download Film : BDRip-DiAMOND CD1, CD2 | Enterupload

Sabtu, 18 Desember 2010

Takers [2010]

Menjadi perampok bank bukanlah pekerjaan yang hanya memerlukan kekuatan otot saja. Ada perencanaan matang yang harus dilakukan untuk memastikan 'pekerjaan' ini berjalan mulus dan menghindari kemungkinan tertangkap polisi. Kalau sudah urusan merampok bank, kawanan perampok yang dipimpin Gordon Cozier (Idris Elba) adalah pakarnya.

Selama ini kelompok perampok yang beranggotakan John (Paul Walker), Jake Attica (Michael Ealy), A.J. (Hayden Christensen), Jessie Attica (Chris Brown), dan Ghost (T.I) ini selalu berhasil merampok bank tanpa meninggalkan bukti-bukti apa pun yang bisa mengaitkan satu pun dari mereka pada kasus perampokan yang mereka lakukan. Mereka bekerja dengan perhitungan yang matang dan tak pernah membiarkan keserakahan menghancurkan rencana mulus mereka. Suatu ketika, sebuah 'pekerjaan' menggiurkan menggoda mereka untuk kembali turun ke jalan.

'Pekerjaan' ini bakal menghasilkan uang jauh lebih besar dari yang pernah mereka dapatkan selama mereka menjadi perampok bank. Bila 'pekerjaan' ini sukses, mereka akan pulang mengantongi tak kurang dari US$30 juta. Sayangnya ada satu hal yang punya potensi mengacaukan rencana mereka. Detektif Jack Welles (Matt Dillon) sudah lama mencurigai mereka namun tak punya cukup bukti untuk memenjarakan kawanan perampok ini. Jack mulai menganggap urusan kawanan Gordon ini sebagai urusan pribadi dan akan melakukan apa pun untuk meringkus mereka semua. Di saat yang sama, ternyata ada pengkhianat di dalam kelompok ini dan bermaksud memanfaatkan 'misi' terakhir ini untuk kepentingan pribadi.

Resensi:
Apa yang istimewa dari TAKERS? Bukankah film-film bertema perampokan bank bukanlah sesuatu yang fresh? Beberapa waktu yang lalu kita sempat melihat THE BANK JOB atau sebelumnya juga ada OCEAN'S THIRTEEN yang kurang lebih juga menawarkan konsep yang sama. Jawabnya barangkali tidak ada! TAKERS memang tergolong standar untuk ukuran film heist. Namun terlepas dari itu, TAKERS masih tetap enak dinikmati meski mungkin bukan untuk dikenang.

Mau tak mau TAKERS sebenarnya masih masuk keluarga B-movie alias film kelas dua yang rata-rata tak terlalu dilirik oleh kritikus film. Secara umum, John Luessenhop, sang sutradara, juga tak berusaha untuk 'mengingkari' kalau ini adalah B-movie meski di sana-sini sang helmer sepertinya mencoba untuk setingkat lebih tinggi dengan memasukkan side plot dan berusaha membuat karakter dalam film ini jadi lebih hidup.

Sebenarnya justru inilah yang sedikit mengurangi kenikmatan menonton TAKERS ini. Walaupun secara garis besar tempo film termasuk cepat namun tempo jadi sedikit melambat saat plot beralih dari para bad guys ini ke good guys alias para polisi. Side plot ini juga terasa mengganggu karena kenikmatan menyaksikan film heist seperti ini justru pada proses perencanaan sampai eksekusi dari perampokan itu sendiri.

Dari sisi akting, Matt Dillon, Idris Elba, Hayden Christensen, dan Paul Walker mungkin tak terlalu mengalami masalah. Seperti bisa diduga, justru Chris Brown dan T.I yang sedikit kedodoran di sektor ini (kapanlagi.com).

Download Subtitle Indonesia : BDRip-iMBT/Bluray-METiS | Via Subscene
Download Film : Movshare | Enterupload

Kamis, 09 Desember 2010

Devil [2010]

Kata orang hidup ini penuh dengan kejutan. Setiap saat kita berhadapan dengan pilihan dan kesempatan yang tak pernah terduga datangnya. Di lain sisi, ada yang bilang kalau tidak ada satu pun di dunia ini yang terjadi tanpa alasan yang jelas. Semuanya sudah diatur dan direncanakan. Tapi bagaimana kalau yang terjadi itu benar-benar di luar dugaan. Seperti bertemu sang iblis misalnya.

Seperti biasa, kehidupan berjalan normal dan tak ada yang aneh. Setidaknya sampai suatu hari ada sekelompok orang yang terjebak di dalam lift dan tak bisa keluar. Segala macam cara sudah mereka lakukan namun tetap saja seolah tak ada harapan bisa keluar dari dalam lift. Kalau ini saja sudah membuat Anda merasa ketakutan, tunggu saja hadirnya film proyek M Night Shyamalan yang berjudul DEVIL ini.

Belum banyak informasi yang beredar soal film ini namun yang pasti salah satu dari orang yang terjebak dalam lift tadi ternyata adalah perwujudan dari sang iblis sendiri. Bagaimana akhirnya? Tak ada yang tahu sampai perjalanan lift berakhir. Yang pasti tak ada sesuatu yang terjadi tanpa ada hikmahnya (kapanlagi.com)

Subtitle Indonesia : DVDRip-AMIABLE, Bluray-CBGB | Via Subscene
Download Film : Movshare | Enterupload

Sabtu, 04 Desember 2010

Legend of The Guardians: The Owls of Ga'Hoole [2010]

Buat Soren (Jim Sturgess), mendengarkan kisah legendaris yang dituturkan ayahnya adalah sesuatu yang tak pernah membosankan. Legenda The Guardians yang melindungi para burung hantu dari ras Pure Ones yang ingin berkuasa selalu menjadi sumber inspirasi Soren yang ingin bisa menjadi salah satu The Guardians. Soren memang tak pernah tahu kalau apa yang ia harapkan ini bakal jadi kenyataan. Tapi tentu saja untuk bisa mewujudkan impian itu Soren harus berjuang sekuat tenaga.

Berbeda dengan Soren, Kludd (Ryan Kwanten), saudaranya sama sekali tak tertarik dengan kisah kepahlawanan ini. Buat Kludd kisah legenda ini hanyalah mimpi belaka. Suatu ketika, saat mereka saling dorong di atas sarang merek di atas pohon, Soren dan Kludd ditangkap oleh pasukan Pure Ones yang dipimpin oleh Metalbeak (Joel Edgerton) dan Nyra (Helen Mirren).

Soren dan Kludd dibawa ke tempat pelatihan para burung hantu yang akan dijadikan tentara untuk melawan The Guardians. Dengan bantuan Gylfie (Emily Barclay), Soren berhasil meloloskan diri dan berangkat menuju Great Ga'Hoole Tree, tempat persembunyian The Guardians. Dalam perjalanan mereka bertemu Twilight (Anthony LaPaglia), Digger (David Wenham), dan Mrs. Plithiver (Miriam Margolyes) dan berangkat bersama menuju Great Ga'Hoole Tree. Di saat yang sama Kludd ternyata berhasil dibujuk untuk bergabung dengan prajurit Pure Ones dan melawan The Guardians.

Mengingat LEGEND OF THE GUARDIANS: THE OWLS OF GA'HOOLE ini adalah hasil adaptasi dari buku fantasi karya Kathryn Lasky, sepertinya ada sedikit masalah dalam penerjemahan buku ke bentuk naskah film. Paling tidak, versi bukunya ditujukan untuk anak-anak dan itulah yang rasanya tak tersampaikan dalam bentuk visual yang juga dipaket dalam versi 3D ini. Sepertinya film ini kurang tepat dikonsumsi anak-anak.

Masalahnya, adegan kekerasan sepertinya adalah nuansa yang diusung film ini. Mungkin malah lebih tepat kalau film ini dikonsumsi mereka yang sudah remaja meski di situs resminya jelas terpampang logo PG alias Parental Guide yang artinya film ini bisa dikonsumsi mereka yang berusia antara 8 tahun sampai dengan 12 tahun. Meski tak bisa secara langsung dibandingkan dengan 300, misalnya, namun dua film ini sebenarnya mengusung nuansa yang kurang lebih sama.

Masalah lain yang dihadapi oleh LEGEND OF THE GUARDIANS: THE OWLS OF GA'HOOLE adalah naskah yang lemah. Ini cukup bisa dimaklumi karena film ini sebenarnya adalah 'rangkuman' dari tiga buku pertama dalam serial GUARDIANS OF GA'HOOLE yang terdiri dari 15 seri. Bayangkan saja! Sebagai akibatnya, banyak karakter yang sebenarnya tak tergali cukup dalam. Ada kesan terburu-buru karena memang durasi tak memungkinkan berlama-lama di satu titik.

Untungnya film ini tertolong oleh dua hal, pertama adalah para pengisi suaranya dan kedua adalah sisi visualnya yang memukau. Deretan nama besar seperti Jim Sturgess, Geoffrey Rush, Anthony LaPaglia, Ryan Kwanten, Helen Mirren, Sam Neill, dan Hugo Weaving jelas bukan orang baru di dunia seni peran dan sisi tampilan visual dari film animasi ini jelas tak bisa dianggap remeh.(kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia: DVDRip-ViSiON/VAMPS | Via Subscene
Download Film : Movshare-ViSiON | Enterupload-VAMPS

Senin, 29 November 2010

Pearl Harbor [2001]

Subtitle ini direquest oleh Halim Pangestu (pay per request). Pearl Harbor diangkat dari sejarah tahun 1941 saat perang dunia ke dua. Dua orang yang telah bersahabat sejak kecil Rafe McCawley (Ben Affleck) dan Danny Walker (Josh Hartnett) yang sama-sama mengabdikan diri menjadi penerbang andalan angkatan udara Amerika.

Di kamp penerbangan tersebut, muncullah sosok gadis yang berprofesi sebagai suster bernama Evelyn (Kate Beckinsale) yang berhasil memikat hati Rafe. Keduanya bertemu ketika Rafe mengikuti tes untuk penerbang. Dan percintaan berkembang layaknya sepasang kekasih yang dibuai asmara.

Suatu ketika saat komandan Kolonel James H. Doolitle (Alec Baldwin’s) menawarkan untuk terjun ke daerah perang, seketika langsung disambut baik oleh Rafe.

Sejak itu masa-masa menegangkan selalu mewarnai kehidupan Rafe. Ia terjun ke medan perang yang ganas. Sampai akhirnya pesawat yang dikemudikan Rafe berhasil ditembak jatuh oleh musuh, dan Rafe dikabarkan tewas. Mendapat kabar tersebut Evelyn begitu terpukul bahkan hampir kehilangan semangat hidup.

Selanjutnya, kecantikan dan kesetian Evelyn terhadap Rafe, membuat Danny jatuh cinta. Evelyn pun menerima perasaan cinta Danny. Dari percintaan mereka berdua, menghasilkan buah hati di rahim Evelyn yang tak diketahui Danny. Seiring dengan gelora asmara Danny dan Evelyn, terdengar kabar bahwa Rafe selamat dari maut. Kabar ini sungguh menjadi suatu pukulan tersendiri bagi Evelyn. Konflik batin mulai hadir pada ketiga tokoh utama itu.

Apa yang terjadi selanjutnya terhadap Rafe, Dany dan Evelyn???

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-ViTE, DVDRip-kirklestat, Bluray | Via Subscene
Download Film : DVDRip-CD1, DVDRip-CD2

Jumat, 26 November 2010

The Twilight Saga 3 - Eclipse [2010]

Subtitle ini direquest oleh Aries Makasar (pay per request). Walaupun untuk sementara permusuhan antara Edward Cullen (Robert Pattinson) dan Jacob Black (Taylor Lautner) dapat diredam namun masalah yang dihadapi Bella Swan (Kristen Stewart) sepertinya belum selesai. Masa sekolah hampir usai dan Bella harus segera membuat pilihan.

Permusuhan antara vampire dan wolfpack memang sudah berumur ratusan tahun dan tak bisa begitu saja diakhiri namun Bella juga tak mungkin memilih antara Edward dan Jacob. Bella sangat mencintai Edward namun ia juga tak ingin kehilangan Jacob sebagai seorang sahabat sementara dua pria dalam hidup Bella ini seolah tak bisa akur. Kalaupun ada yang membuat suasana jadi sedikit tenang hanyalah perjanjian wilayah antara kaum vampire dan wolfpack yang tetap dipegang sampai saat ini.

Di saat suasana sudah tak mengenakkan seperti ini, muncul masalah baru. Teror vampire kembali merebak. Victoria (Bryce Dallas Howard)0 membunuh beberapa penghuni kota Seattle dengan maksud membangun pasukan Newborns untuk memerangi keluarga Cullen dan wolfpack yang melindungi Bella. Perang dalam diri Bella sendiri juga semakin hari semakin berkecamuk. Ia harus segera membuat keputusan antara tetap menjadi manusia atau mengikuti Edward dan berubah menjadi vampire.

Ini bukan pertama kalinya sutradara David Slade berurusan dengan vampir. Sutradara ini sebelumnya juga mengerjakan film tentang makhluk penghisap darah ini meski dengan nuansa yang jauh berbeda. Kali ini David tak hanya membuat film vampir tapi menerjemahkan novel populer karya Stephenie Meyer ke dalam bentuk visual dan itu bukanlah pekerjaan mudah.

Dua film sebelumnya bukanlah karya David Slade dan sutradara ini harus membuat banyak kompromi. Di satu sisi ia harus bisa mengusung versi novelnya secara utuh agar para fans dari novel populer ini tak kecewa sementara di sisi lain ia juga punya kreativitas sebagai seorang sutradara. Masalah lain adalah bahwa ia tak bisa terlalu banyak mengubah tone dari dua bagian sebelumnya.

Untungnya David Slade cukup piawai meramu berbagai persyaratan tadi dalam bagian keempat yang berjudul THE TWILIGHT SAGA: ECLIPSE. Beberapa style dari bagian kedua seperti pengambilan gambar dari udara dan penggunaan handheld camera yang membuat gambar jadi terasa lebih dinamis tetap dipertahankan sementara penggambaran kota Seattle yang sedang dilanda wabah vampir seolah penafsiran David Slade sendiri yang ia dapat dari pengalaman mengerjakan 30 DAYS OF NIGHT.

Timing pun terasa lebih baik dari bagian kedua yang terasa berjalan lambat meskipun tak bisa dipungkiri jika dialog antara para pemainnya masih tak jauh beda dengan dua film yang mendahuluinya. Tak bisa disalahkan memang karena film ini memang dibuat untuk dikonsumsi para teenager yang jelas tak menginginkan dialog yang terlalu berat. Dan karena bagian ketiga ini notabene adalah bagian yang paling banyak menelan biaya produksi, maka bisa dipastikan sajian visualnya pun jadi lebih bagus dari dua bagian sebelumnya.(Kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-DiAMOND, Bluray-CBGB, DVDRip-aXXo | Via Subscene
Download Film : DVDRip-DiAMOND

Minggu, 21 November 2010

Shrek Forever After [2010]

Post Power Syndrome memang bukan masalah yang ringan. Sindrom hilangnya kekuasaan ini sering kali mengacaukan hidup seseorang dan itulah yang terjadi pada Shrek (Mike Myers) setelah ia memutuskan hidup tenang dan menikahi Putri Fiona (Cameron Diaz). Setelah berkeluarga, Shrek bukan lagi ogre yang ditakuti orang seperti dulu. Ia hanyalah pria biasa yang berusaha menjadi kepala rumah tangga yang baik.

Suatu ketika masalah yang dihadapi Shrek ini tercium oleh Rumpelstiltskin (Paul McCartney) yang segera saja memanfaatkan posisi lemah Shrek. Rumpelstiltskin mengatakan kalau ia bisa mengembalikan Shrek seperti dulu kala bila Shrek mau menandatangani perjanjian yang dibuat oleh Rumpelstiltskin.

Dalam sekejap mata Shrek berada di dunia lain yang sama sekali bertolak belakang dengan dunia yang ditinggali Shrek. Di dunia asing ini Rumpelstiltskin adalah seorang raja sementara Donkey (Eddie Murphy) adalah seekor keledai ilmuwan. Di dunia aneh ini Lord Farquaad (John Lithgow) ternyata masih hidup dan yang lebih parah lagi adalah kenyataan bahwa Fiona ternyata sama sekali tidak mengenal Shrek.

Kini semuanya tergantung Shrek. Bila memang dunia ini yang diinginkan Shrek maka ia bisa menikmatinya sementara bila bukan ini yang dia harapkan maka hanya dirinya yang bisa mengubah semuanya menjadi seperti semula.(kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-NeDiVX/aXXo,Bluray-REFiNED | Via Subscene
Download Film : DVDRip-NeDiVX

Sabtu, 20 November 2010

Inception [2010]

Subtitle film ini direquest oleh Fauzi Maulana (pay per request). Dom Cobb (Leonardo DiCaprio) adalah seorang extractor, dan ia adalah yang terbaik yang pernah ada. Tugas Cobb adalah mengambil ide orang lain dengan cara masuk ke dalam alam mimpi mereka. Karena pekerjaan ini pula Cobb tak bisa kembali ke Amerika Serikat. Cobb selalu merindukan anak-anaknya namun ia tetap tak bisa berbuat apa-apa.

Saat sebuah tawaran datang, Cobb tak punya alasan untuk menolaknya. Seorang pria bernama Saito (Ken Watanabe) menawarkan sebuah kesepakatan yang sangat menggiurkan. Saito bisa membawa Cobb kembali ke Amerika Serikat bila Cobb bisa menuntaskan tugas yang diberikan Saito. Bila biasanya Cobb mencuri ide dari pikiran orang, kini Saito ingin Cobb melakukan yang sebaliknya.

Saito ingin Cobb masuk ke mimpi seorang pria bernama Robert Fischer Jr (Cillian Murphy), bukan untuk mengambil ide namun justru menanamkan ide baru di sana. Saito ingin Robert menghancurkan kerjaan bisnis yang dibangun ayahnya dari dalam agar kerajaan ini tak lagi jadi ancaman buat bisnis Saito.

Dalam menjalankan misinya, Cobb punya satu tim yang terdiri dari Ariadne (Ellen Page), Arthur (Joseph Gordon-Levitt), Yusuf (Dileep Rao), dan Eames (Tom Hardy). Mereka menggunakan teknologi yang memungkinkan mereka memasuki mimpi orang lain dan mengaturnya seperti yang mereka kehendaki.

Di saat yang sama, Cobb sendiri punya masalah pribadi yang cukup rumit. Cobb tak bisa melepaskan diri dari bayangan Mallorie (Marion Cotillard), istrinya yang telah meninggal. Mal selalu muncul di alam mimpi Cobb dan berisiko mengacaukan proyek Cobb.

Cerita di atas mungkin terdengar sederhana namun bukan itu yang terjadi dalam film INCEPTION ini. Alur cerita film ini begitu rumit dan mengharuskan kita berkonsentrasi tinggi untuk bisa benar-benar memahaminya. Meski rumit namun bukan berarti film ini sama sekali tak bisa dipahami. Bukan Christopher Nolan kalau tak memberikan sesuatu yang mengejutkan buat penonton.

Bagian awal dari film ini sebenarnya lebih mirip sebuah tutorial yang memperkenalkan konsep mimpi dan cara mengendalikannya. Siapa lagi yang jadi pemandu kalau bukan Leonardo DiCaprio yang bermain dengan baik seperti pada film sebelumnya (SHUTTER ISLAND). Saat karakter Cobb menjelaskan konsep memasuki dunia mimpi ini pada Ariadne, maka di saat yang sama pula Christopher Nolan membimbing kita untuk memahami alur cerita yang bakal datang kemudian.

Konon, ide cerita film ini sudah ada di benak Nolan sejak delapan tahun yang lalu dan bisa jadi selama itu pula Nolan merancang sebuah alur kisah sempurna seperti yang disodorkan lewat INCEPTION ini. Aksi laga tetap ada namun itu semua dikemas Nolan dalam sebuah jalinan cerita, yang rumit sehingga adegan yang sebenarnya sudah jadi pakem setiap film action itu jadi terlihat berbeda.

Didukung oleh akting para aktor dan aktris yang meyakinkan, lengkap sudah INCEPTION ini menjadi sebuah tontonan yang benar-benar fresh (kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-ZMG/Bluray-Crossbow | Via Subscene
Download Film: DVDRip-ZMG

Senin, 15 November 2010

The Incredibles [2004]

Subtitle Film ini direquest oleh Oudine_Spyro (Pay per Request). Apa jadinya kalau para superhero dituntut pensiun, menyembunyikan identitasnya dan menjalani hidup sebagai orang biasa? Itulah nasib yang menimpa Tn. Incredible dan superhero sezamannya akibat masyarakat menganggap kekuatan super mereka malah mengganggu kesejahteraan bersama.

Kini ia menghidupi keluarganya dengan menjadi penjaja asuransi. Dalam usia separuh baya, bertumbuh gembrot, terkurung di ruang kerja yang sempit, sering lembur namun kurang dihargai oleh bosnya, diam-diam ia merindukan kejayaan masa lalu. Bersama seorang kawan lama, ia menyelinap ke luar malam-malam, menyadap radio polisi, dan mudah-mudahan bisa tampil di TKP sebagai pahlawan.

Kesempatan tak terduga muncul lewat sebuah undangan misterius, yang rupanya siasat seorang penjahat yang memiliki rencana busuk. Kembali ia harus mengerahkan kekuatan supernya untuk menyelamatkan dunia, dan juga keluarganya.

Tn. Incredible (Craig T. Nelson) terayun antara panggilan untuk melayani masyarakat dan panggilan untuk menjadi ayah idaman. Bagaimanapun ia ingin memberikan teladan baik bagi anak-anaknya. Sang isteri, Elastigirl (Holly Hunter), juga berusaha sebaik-baiknya menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga. Ia mesti meregangkan kesabaran -- dan tubuhnya -- untuk mengurus dan melindungi keluarganya.

Anak-anak mereka memiliki bakat istimewa masing-masing. Violet (Sarah Vowell) bisa menghilang dan membentuk gelembung perlindungan. Adiknya, Dash (Spencer Fox), pelari secepat kilat. Si bungsu yang masih bayi, Jack-Jack, baru ketahuan kehebatannya pada babak terakhir. Bakat-bakat istimewa itu menantang orang tua mereka untuk mengajarkan pertanggungjawaban dan penguasaan diri, agar mereka dapat memakainya secara positif, bukannya egois. Saat tugas memanggil, bisakah mereka menjadi tim yang sinergis? (http://www.hadud.cz.cc)

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-Stealthmaster, Bluray-Utf8 | Via Subscene
Download Film : DVDRip-Stealthmaster

Kamis, 11 November 2010

The Sorcerer's Apprentice [2010]

Siapa bilang di zaman modern seperti sekarang ini sihir sudah tidak ada lagi. Para penyihir masih tetap ada meski mereka selalu berusaha menutupi identitas mereka yang sesungguhnya. Balthazar Blake (Nicolas Cage) adalah salah satu dari para penyihir yang masih tersisa.

Meski Balthazar memiliki ilmu yang tinggi, ia tetap tidak mampu melindungi Manhattan, kota tempat tinggalnya dari Maxim Horvath (Alfred Molina), musuh besar Balthazar. Tak seperti Balthazar yang cenderung menggunakan kemampuannya untuk tujuan baik, Maxim lebih memilih menggunakan kekuatannya untuk memenuhi hasrat pribadinya.

Sadar bahwa ia pasti kalah bila bertempur langsung dengan Maxim, Balthazar lantas mencari murid yang bisa membantunya mengalahkan Maxim dan kawan-kawannya. Pilihan kemudian jatuh pada Dave Stutler (Jay Baruchel), seorang pemuda biasa yang ternyata memiliki potensi. Dave awalnya merasa tak sanggup memenuhi harapan Balthazar namun saat ia sadar kalau ia tak punya pilihan maka Dave pun berusaha sekuat tenaga mempelajari ilmu sihir yang diajarkan Balthazar.

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-DiAMOND, Bluray-CBGB, DVDRip-FXG | Via Subscene
Download Film : DVDRip-DiAMOND CD1, CD2

Rabu, 03 November 2010

Charlie St. Cloud [2010]

Masa depan Charlie St. Cloud (Zac Efron) memang cerah. Banyak yang ingin digapai Charlie dalam hidupnya namun kadang manusia hanya bisa berharap dan Tuhan juga yang bakal menentukan. Satu kejadian tragis mengubah cara Charlie melihat dunia dan selama empat tahun kemudian hidup Charlie seolah hanya tentang kematian.

Sejak kematian Sam (Charlie Tahan), Charlie seolah kehilangan semuanya. Semua cita-cita seolah sirna dan hanya satu yang bisa sedikit menghilangkan duka Charlie yang dalam. Charlie memutuskan untuk bekerja di pemakaman tempat Sam dikuburkan. Buat Charlie, Sam masih ada. Ia hanya berpindah alam dan hanya Charlie yang bisa menemuinya.

Setiap malam selama lima tahun Charlie menghabiskan setiap malam bermain dengan Sam. Buat Charlie, inilah yang ingin ia lakukan seumur hidupnya. Ia tak ingin meninggalkan Sam sendirian. Tekad itu yang kemudian dipertanyakan saat Charlie bertemu gadis yang ia cintai. Haruskah Charlie meninggalkan Sam untuk wanita yang ia cintai ini? (kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : BDRip-iMBT/Bluray-Metis | Via Subscene
Download Film : BDRip-iMBT

Senin, 01 November 2010

Into The Wild [2007]

Subtitle Film ini direquest oleh Fazar Satria. Apa yang ada dalam benak seorang pemuda cerdas, sarjana berpendidikan cum laude. Ketika dia meninggalkan kehidupannya, keluarga yang mencintainya, dan mengasingkan diri ke alam liar? Mengapa dia meninggalkan kenyamanan peradaban dan semua atribut duniawi, dengan menyumbangkan semua tabungannya, membakar sisa uang tunai yang dia miliki, serta meninggalkan mobil kesayangannya du tengah hutan begitu saja?

Christopher McCandless menjelma menjadi Alexander si Petualang Super-menggantungkan hidup pada alam sepenuhnya, mengabaikan risiko apa pun, dan mencoba bertahan di tengah kebekuan dan kesunyian Alaska, The Last Frontier, dataran kejam yang tak kenal belas kasihan. Ataukah ini hanya kegilaan kompleks seorang pemuda nyentrik yang haus sensasi?

Di dalam INTO THE WILD: KISAH TRAGIS SANG PETUALANG MUDA, Jon Krakauer mengajak kita menguak misteri pengasingan diri Alexander si Petualang Super dan menyelami gairah manusia saat bersunggungan dengan bahaya dan maut.

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-FXG

Kamis, 28 Oktober 2010

Brooklyn's Finest [2010]

Subtitle Film ini direquest oleh Arief Prasetyanto (pay per request). Eddie Dugan (Richard Gere), Sal Procida (Ethan Hawke), dan Clarence Butler (Don Cheadle) adalah tiga orang polisi New York yang berdinas di 65th Precinct, Brooklyn. Ketiganya saling kenal karena mereka bekerja di tempat yang sama namun yang tak mereka sadari adalah kesamaan di antara ketiga orang ini akan mempertemukan mereka di tempat lain.

Masa dinas Eddie Dugan hanya tinggal satu minggu lagi. Setelah itu ia berencana menghabiskan masa pensiun dengan memancing di Connecticut. Di saat yang sama, Sal Procida punya masalah lain. Sampai di titik ini, Sal bersumpah tak akan ada yang bisa menghalanginya memberikan kehidupan yang lebih baik buat istri dan ketujuh anaknya.

Clarence Butler yang juga dikenal dengan nama Tango justru punya masalah lain. Terlalu lama bekerja dalam penyamaran membuat ia jauh lebih dekat pada Caz (Wesley Snipes), temannya selama di penjara, ketimbang pada sesama penegak hukum.

BROOKLYN'S FINEST

Suatu ketika, New York Police Departemen mencurigai adanya perdagangan narkotika di sebuah bisnis perumahan dan tanpa disadari Eddie, Sal, dan Clarence tiba-tiba terseret ke lokasi kejahatan yang sama. Hanya pilihan mereka sendiri yang membuat mereka bisa menjadi petugas terbaik di Brooklyn.

Kalau bicara soal Antoine Fuqua, yang terbayang di benak kita pastilah film TRAINING DAY atau TEARS OF THE SUN. Kini, Antoine kembali menawarkan film bertema dunia kepolisian yang dikemas dengan judul BROOKLYN'S FINEST. Di atas kertas saja sudah terbaca kalau film ini punya potensi yang cukup besar. Selain karena nama Antoine sebagai sutradara, masih ada sederet aktor kelas atas yang bakal jadi jaminan kesuksesan buat film ini.

Nyatanya, untuk membuat sebuah film yang sukses secara finansial sekaligus film yang dipuji para kritikus bukanlah pekerjaan mudah. Secara finansial BROOKLYN'S FINEST ini tak bisa dibilang sukses karena dari anggaran sebesar US$17 juta film ini hanya mampu menghasilkan sekitar US$34 juta saja. Sebaliknya dari sisi kualitas, film ini memang menyajikan tontonan yang tak hanya memuaskan mata saja.

Pertama para pendukungnya jelas punya bobot yang nyaris sama dalam hal akting. Siapa yang akan meragukan kemampuan akting Richard Gere, Don Cheadle, Ethan Hawke, dan Wesley Snipes? Keempat aktor ini mampu menghembuskan roh pada karakter dari naskah yang ditulis oleh Michael C. Martin dengan baik.

Sayangnya, film ini mengambil pendekatan yang sama dengan film CRASH yang beredar tahun 2004 lalu. Tidak ada yang salah dengan pola cerita seperti ini, hanya saja memunculkan banyak karakter yang punya alur cerita sendiri-sendiri dan mempertemukan mereka di satu titik memang punya tingkat kesulitan cukup tinggi. Kalau tak jeli maka penonton akan kehilangan arah dan tak tahu cerita mana yang harus diikuti. BROOKLYN'S FINEST ini juga mengalami masalah yang sama. Perlu konsentrasi yang cukup tinggi untuk bisa menikmati film ini dan bisa jadi ini juga penyebab gagalnya film ini meraih keuntungan besar (kapanlagi.com)

Subtitle Indonesia : DVDRip-aXXo, DVDRip-DiAMOND, Bluray-CBGB | Via Subscene
Download Film : DVDRip-DiAMOND CD 1, CD 2

Kamis, 21 Oktober 2010

Knight & Day [2010]

Hati-hatilah kalau ingin berkencan dengan seseorang, apalagi jika orang itu tidak Anda kenal. Tak ada yang tahu apa yang akan Anda hadapi dalam kencan buta seperti ini. June Havens (Cameron Diaz) juga tidak pernah tahu kalau kencannya kali ini membawanya ke sebuah petualangan yang tak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya.

Secara tak sengaja, June bertemu Roy Miller (Tom Cruise) saat ia sedang berada di bandara. Pertemuan ini berlanjut saat June dan Roy berada dalam pesawat yang sama. Tanpa sepengetahuan June, Roy ternyata adalah seorang agen rahasia. June tak yakin Roy jujur tapi daya tarik Roy membuat June seolah tak berdaya.

ebelum June menyadari apa yang terjadi, tiba-tiba saja ia sudah terlibat petualangan Roy melindungi hasil temuan seorang ilmuwan yang konon akan menjadi sumber energi alternatif yang mampu mengubah dunia. Kalau sumber energi alternatif ini jatuh ke tangan orang yang salah maka bisa dipastikan seluruh dunia akan dibuat kacau oleh orang ini.

arang ada yang bisa memadukan genre action dan comedy dalam satu film dan berhasil membuat sebuah tontonan yang pas tanpa harus terlalu 'memihak' pada salah satu genre dan KNIGHT AND DAY ini adalah salah satunya. Film ini mungkin bukan sebuah tontonan yang 'sempurna' tapi dari formula yang ditawarkan, paling tidak durasi sepanjang 105 menit ini tak terasa jadi membosankan.

Alur kisahnya memang sederhana. Seperti kebanyakan film bergenre spionase, KNIGHT AND DAY ini juga menawarkan tokoh protagonis yang nyaris sempurna, misi menyelamatkan dunia, dan tentu saja sedikit kisah asmara sebagai bumbu pemanis. Sebenarnya banyak celah pada alur kisah yang ditawarkan oleh naskah Patrick O'Neill ini tapi sepertinya James Mangold, sang sutradara, cukup cerdik untuk mengakalinya dengan membuat tokoh June tak sadarkan diri agar adegan bisa beralih tanpa ada kesulitan.

Memang kalau dipikir film ini hanyalah serangkaian adegan yang dirangkai oleh sebuah plot yang tipis dan penonton di ajak berjalan-jalan dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Tapi tentu saja jalan-jalan ini tak akan menarik kalau pemandunya tak piawai merangkai kata dan dalam urusan ini, chemistry antara Tom Cruise dan Cameron Diazlah yang jadi kuncinya(kapanlagi.com)

Subtitle Indonesia : DVDRip-ZMG, DVDRip-RUBY, Bluray-ZMG | Via Subscene
Download Film : DVDRip-ZMG

Grown Ups [2010]

Subtitle film ini direquest oleh Wahyu Mukti dan Wandy Eka Putra (pay per request). Bertambah umur memang tidak sama dengan bertambah dewasa. Konon malah katanya pria itu tak pernah menjadi dewasa meskipun umurnya sudah bertambah tua. Dan itu terbukti saat lima sahabat SMA bertemu lagi tiga puluh tahun sejak mereka lulus sekolah dulu.

Lenny Feder (Adam Sandler), Eric Lamonsoff (Kevin James), Kurt McKenzie (Chris Rock), Rob Hilliard (Rob Schneider), dan Marcus Higgins (David Spade) adalah lima sahabat karib semasa SMA. 32 tahun setelah lulus SMA, kelima sahabat beserta istri-istri mereka harus kembali ke kota kelahiran mereka untuk menghadiri pemakaman pelatih basket mereka semasa SMA.

32 tahun tak bertemu, mereka ternyata tak banyak berubah. Tentu saja masing-masing punya rahasia yang tak ingin mereka ungkapkan dan saat acara ini berubah menjadi reuni, mau tak mau masing-masing harus rela rahasia mereka terungkap. Ternyata, selain jadi acara reuni, pertemuan ini malah membuat masing-masing dari mereka belajar mengenali diri mereka sendiri.

Kata lucu sendiri memang susah didefinisikan. Lucu buat beberapa orang belum tentu lucu buat orang yang lain. Dan pada saat sudah melewati batas kultur maka kata lucu ini jadi semakin kabur, kecuali lelucon yang bersifat fisik alias slapstick. Kalau mau jujur, mencari sisi lucu dari film berjudul GROWN UPS ini memang sulit, terutama karena kita memang tak terbiasa dengan kultur mereka.

Secara umum, film yang disutradarai Dennis Dugan ini terlihat alami. Kelima karakter utama yang digambarkan sebagai sahabat lama ini memang terlihat seperti sobat lama. Cara mereka berinteraksi satu sama lain terlihat alami dan tak ada kesan dipaksakan. Sayangnya, di titik tertentu muncul kebosanan karena hampir sebagian besar adegan hanya soal dialog di antara mereka. Kalau Anda tak menemukan titik yang 'menyenangkan' maka bisa dijamin Anda bakal bosan.

Bisa jadi banyak orang Amerika yang menganggap film ini lucu namun secara universal, GROWN UPS masih belum seberapa dibanding THE HANGOVER, misalnya. Artinya, sebagian besar dari pemasukan yang akan didapat Columbia Pictures, bisa dijamin berasal dari daratan Amerika sendiri (kapanlagi.com).

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-ARROW, Bluray-CHD, R5-FLAWL3SS | Via Subscene
Download Film : DVDRip-ARROW

Jumat, 15 Oktober 2010

Marmaduke [2010]

Subtitle Film ini direquest oleh Wahyu Mukti (pay per request). Marmaduke (Owen Wilson) sebenarnya tak pernah bermaksud jahat. Ia hanya ingin bersenang-senang meski kadang apa yang ia lakukan malah membuat Phil Winslow (Lee Pace), majikannya, berada dalam masalah. Untungnya nasib baik selalu berpihak pada Marmaduke.

Marmaduke adalah seekor anjing berumur dua tahun yang menjadi peliharaan Phil dan keluarganya. Marmaduke tak sendiri, di rumah Phil juga ada seekor kucing bernama Carlos (George Lopez). Suatu ketika Carlos secara tak sengaja mendengar berita bahwa Phil dan keluarganya akan pindah dari Kansas ke Orange County.

Kalau kabar ini membuat seluruh keluarga Phil sedih, Marmaduke dan Carlos malah menganggap ini sebagai petualangan baru. Di tempat baru ini Marmaduke bertemu anjing-anjing baru di sekitar tempat tinggal Phil, termasuk anjing cantik bernama Jezebel (Fergie) yang dalam sekejap mata sudah memikat hati Marmaduke.

Berawal dari keinginan berkencan dengan Jezebel inilah Marmaduke malah membuat Phil diberhentikan dari pekerjaannya. Untungnya sebuah kejadian malah berhasil membuat Phil kembali mendapatkan pekerjaannya dan Marmaduke pun berhasil merebut hati Jezebel (kapanlagi.com)

Download Subtitle Indonesia : BDRip-TFREAKS | Via Subscene
Download Film : BDRip-TFREAKS

Kamis, 07 Oktober 2010

Sex And The City 2 [2010]

Beberapa tahun telah lewat setelah empat sahabat, Carrie Bradshaw (Sarah Jessica Parker), Samantha Jones (Kim Cattrall), Charlotte York Goldenblatt (Kristin Davis), Miranda Hobbes (Cynthia Nixon) bertemu dan berlibur di Meksiko. Dan bila keempat sahabat ini bertemu, bisa dipastikan yang mereka bicarakan adalah seputar hubungan pribadi mereka.

Tiga dari empat sahabat ini kini telah menikah sementara Samantha yang belum juga menemukan pasangan ideal harus berusaha untuk tetap menghidupkan gairah seksnya meski menopause sudah membayang di depan mata. Meski pernikahannya dengan Mr. Big bisa dibilang pernikahan yang bahagia namun Carrie merasa ada bagian dari dirinya yang hilang.

uatu ketika, Samantha dihubungi oleh seorang sheik Arab yang menawarinya menjadi PR untuk bisnis yang dikelolanya. Sheik ini bahkan tak keberatan membiayai perjalanan Carrie dan teman-temannya ke Abu Dhabi. Saat keempat sahabat ini berada di Abu Dhabi, masalah mulai muncul. Carrie tiba-tiba saja bertemu Aidan (John Corbett), mantan kekasihnya.

Berawal dari makan malam bersama, suasana jadi semakin romantis dan berakhir dengan sebuah ciuman. Carrie tak tahu harus bagaimana. Ia tak yakin bisa menceritakan itu pada suaminya namun ia juga tak mungkin membohongi orang yang ia cintai. Di saat yang sama, keempat sahabat ini juga menghadapi masalah dengan budaya setempat yang berbeda jauh dengan budaya mereka.

Seperti pada bagian pertamanya, SEX AND THE CITY 2 ini memang lebih cocok dikonsumsi mereka yang memang penggemar berat versi serial televisinya. Buat orang yang tak mengenal keempat karakter utama ini, SEX AND THE CITY 2 hanyalah sekedar film drama yang mencoba mengungkap sisi pandang para wanita penghuni kota New York.

Pertama yang harus digarisbawahi adalah tampilan visual film ini yang memang layak diacungi jempol. Sang juru kamera cukup jeli melihat angle yang tepat untuk diabadikan. Ditambah lagi dengan lokasi syuting di luar Amerika Serikat yang jelas akan memberi suasana segar pada penonton yang selalu dijejali dengan pemandangan di negeri Paman Sam ini. Selebihnya, tak banyak yang bisa dibicarakan.

Cerita yang ditawarkan seolah tak berimbang. Masalah pribadi Carrie dengan suaminya seolah terlalu banyak mendapat porsi sementara dilema yang dihadapi oleh Miranda dan Charlotte seolah tak terlalu digubris. Durasi sepanjang hampir dua setengah jam pun sepertinya terlalu panjang untuk film dengan kisah sesederhana ini(kapanlagi.com).

Download Subtitle Indonesia : DVDRip-ARROW, DVDRip-FXG/aXXo/BluRay-SiNNERS | Via Subscene
Download Film DVDRip-ARROW : CD1, CD2

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger | Printable Coupons